DoctorNursesSaudi ArabiaTenaga Kesehatan

Peluang Kerja Tenaga Kesehatan Indonesia di Saudi Arabia Tahun 2025–2026

1. KONDISI GLOBAL DAN PERMINTAAN TENAGA KESEHATAN DI SAUDI ARABIA

Kerajaan Arab Saudi terus menunjukkan pertumbuhan pesat dalam sektor kesehatan sebagai bagian dari Vision 2030, program transformasi nasional yang berdampak langsung pada ekspansi layanan kesehatan dan kebutuhan SDM medis yang besar. Sebuah laporan global menunjukkan bahwa Saudi Arabia diperkirakan akan membutuhkan sekitar 175.000 tenaga medis tambahan hingga tahun 2030, termasuk 69.000 dokter dan 64.000 perawat, serta puluhan ribu profesional kesehatan lain seperti teknisi dan allied health professionals.

Permintaan ini didorong oleh pertumbuhan populasi, peningkatan angka penyakit kronis, tekanan pada rumah sakit, dan perkembangan fasilitas medis baru. Meskipun ada kebijakan “Saudisation” (prioritas warga negara Saudi), kebutuhan akan tenaga medis profesional dari luar negeri tetap besar dan berkelanjutan.

2. PELUANG TENAGA KESEHATAN INDONESIA DI SAUDI ARABIA

A. Program Kerja Sama Government-to-Government (G-to-G)

Pemerintah Indonesia dan Saudi Arabia telah menandatangani MoU kerjasama bidang penempatan dan perlindungan tenaga kesehatan melalui skema G-to-G (antara pemerintah kedua negara). Ini merupakan jalur resmi yang diakui kedua negara untuk proses rekrutmen dan penempatan profesional kesehatan, termasuk dokter, perawat, dan tenaga lainnya di fasilitas kesehatan milik Kementerian Kesehatan Saudi Arabia.

Tujuan utama G-to-G:

  • Memberikan mekanisme penempatan yang aman, transparan, dan terlindungi hukum bagi tenaga kesehatan Indonesia.
  • Meningkatkan standar keterampilan tenaga kesehatan melalui kerja sama pelatihan dan pengembangan.
  • Menyediakan jalur legal dan berkelanjutan untuk penempatan tenaga Indonesia di Saudi Arabia.

Menurut keterangan pejabat terkait, Saudi Arabia telah meminta sekitar 1.000 tenaga kesehatan Indonesia per tahununtuk ditempatkan di berbagai fasilitas kesehatan di seluruh kerajaan.

B. Program Kerja Sama Government-to-Bussiness (G-to-B)

Pemerintah Saudi Arabia juga menjajaki pola kerjasama yang lebih fleksibel dimana tidak membatasi hanya kerjasama antar Pemerintah (G to G) tapi juga G to B. Artinya Sektor Pemerintah/Kementerian Saudi Arabia juga menyentuh sektor swasta agar lebih cepat dan efisien dalam kepengurusan, mengingat majemuknya kriteria kandidat yang dibutuhkan dan persyaratan yang beragam sebagaimana yang telah terlaksana antara Devisaudia, P3MI rekanan dan Ministry of Defense (MOD) Saudi Arabia.

B. Program Kerja Sama Government-to-Bussiness (B-to-B)

Program ini lebih sering terjalin antar sesama Perusahaan swasta, baik di Saudi Arabia juga Indonesia dalam rangka rekrutmen tenaga kerja sesuai kebutuhan. Tetap melalui jalur resmi namun tidak melibatkan peran Pemerintah Indonesia sama sekali secara langsung.

3. SEKTOR DAN JABATAN YANG PALING DIMINATI

A. Perawat (Nurses)

Permintaan signifikan terutama untuk tenaga perawat profesional, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta.

  • Kerja sama antara pihak Saudi dengan agen rekrutmen di Indonesia telah merekrut ratusan perawat Indonesiadalam beberapa batch.
  • Satu contoh terbaru menyebutkan perekrutan 220 perawat Indonesia untuk ditempatkan di wilayah Al-Qassim di rumah sakit milik pemerintah Saudi Arabia.

Data ini bukan fakta tunggal. Sudah ribuan perawat Indonesia bekerja di Saudi Arabia dan tersebar di berbagai fasilitas klinis. Ada estimasi lebih dari 600 perawat Indonesia yang telah membangun karier di sana, termasuk di rumah sakit besar seperti King Faisal Specialist Hospital & Research Centre. Perawat yang bekerja di Saudi Arabia tersebar di beberapa area selain di Rumah Sakit dan klinik juga di Public Health Center/Puskesmas Saudi Arabia serta di sektor perusahaan di bawah Departement HSE sebagai Occupational Health Nurse/OHN).

B. Dokter (General Practitioner, Spesialis, dan Consultant Level)

Peluang bagi dokter Indonesia juga terbuka nyata, terutama di rumah sakit yang kekurangan tenaga spesialis.
Namun untuk posisi dokter, terutama spesialis:

  • Lisensi lokal (Saudi Medical Licensure via SCFHS) harus dimiliki.
  • Kandidat seringkali perlu pengalaman kerja internasional dan skor / sertifikasi yang valid untuk mendapatkan sponsor dari rumah sakit atau institusi kesehatan setempat.

Proses untuk dokter cenderung lebih ketat dan kompetitif dibandingkan perawat, tetapi peluangnya tetap ada terutama di daerah yang kekurangan dokter spesialis.

C. Allied Health Professionals

Selain dokter dan perawat, peluang juga terbuka untuk:

  • Teknisi laboratorium klinik
  • Radiografer / Radiologist Technician
  • Pharmacist / Apoteker
  • Physiotherapist dan Occupational Therapist
  • Paramedik lain seperti perfusionist (misalnya pekerjaan perfusionist di pusat bedah jantung)

Banyak profesional Indonesia yang telah bekerja dalam posisi-posisi ini di beberapa rumah sakit besar Saudi Arabia

4. LOKASI PENEMPATAN DI SAUDI ARABIA

Berikut adalah area utama yang menjadi tujuan penempatan tenaga kesehatan:

  1. Riyadh – ibu kota dengan sejumlah pusat medis besar seperti King Faisal Specialist Hospital.
  2. Jeddah – kota pelabuhan dan pusat kesehatan swasta serta klinik modern.
  3. Al-Qassim – wilayah di mana perekrutan perawat Indonesia sedang meningkat pesat.
  4. Daerah lain seperti Dammam, Khobar, dan Madinah juga secara berkala membuka peluang untuk tenaga kesehatan ekspatriat sesuai kebutuhan fasilitas kesehatan setempat.

5. ALUR & MEKANISME REKRUTMEN (INTI BAGI KANDIDAT)

A. G-to-G (skema pemerintah)

  • Proses seleksi dilakukan oleh kedua negara melalui kementerian terkait dan lembaga rekrutmen resmi.
  • Kandidat dipilih berdasarkan kualifikasi, ujian kompetensi dasar, serta wawancara.

B. Private Recruitment / Agency Recruitment

Beberapa agen rekrutmen profesional seperti Devisaudia berkolaborasi untuk mencari tenaga Indonesia yang siap bekerja di Saudi Arabia melalui perusahaan atau jaringan rumah sakit swasta dan klinik swasta juga pemerintah.

C. Syarat Umum

Persyaratan umumnya mencakup:

  • Ijazah dan kualifikasi yang setara (mis. Ners, STR aktif)
  • Pengalaman kerja sesuai profesi
  • Bahasa Inggris dasar hingga menengah
  • Registrasi dan lisensi sesuai profesi (khusus dokter dan beberapa profesi lain perlu lisensi SCFHS)
  • Verifikasi dokumen dan proses visa kerja sesuai aturan pemerintah Saudi Arabia

6. TANTANGAN & REALITAS PASAR

Walaupun peluang terbuka, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

A. Regulasi dan Lisensi

Tenaga kesehatan asing harus memenuhi persyaratan lisensi profesional Saudi melalui Saudi Commission for Health Specialties (SCFHS) dan ini bisa menjadi proses administratif yang panjang.

B. Kompetisi

Saudi Arabia juga merekrut tenaga dari negara lain seperti India, Filipina, dan Pakistan. Kompetisi bisa cukup ketat terutama untuk posisi spesialis dan dokter.

C. Preferensi Golongan

Beberapa fasilitas terkadang lebih memilih tenaga berpengalaman atau lulusan dengan sertifikasi internasional.

7. KESIMPULAN & OUTLOOK

✅ Peluang kerja tenaga kesehatan Indonesia di Saudi Arabia masih sangat terbuka pada 2025/2026, ditandai oleh:

  • Kerja sama resmi G-to-G antara pemerintah Indonesia dan Saudi Arabia.
  • Permintaan tenaga medis yang tinggi dalam program Vision 2030.
  • Rekrutmen ratusan perawat dan tenaga kesehatan oleh agen dan kementerian.
  • Peluang di berbagai wilayah seperti Riyadh, Jeddah, dan Al-Qassim.

8. REKOMENDASI UNTUK TENAGA KESEHATAN INDONESIA

📌 Tenaga kesehatan yang ingin bekerja di Saudi Arabia sebaiknya:
✔ Melengkapi kualifikasi akademik dan STR/izin profesi yang masih aktif
✔ Mempersiapkan Bahasa Inggris dan komunikasi profesional
✔ Menyelesaikan verifikasi dokumen dan lisensi sesuai standar SCFHS
✔ Menggunakan jalur resmi G-to-G atau agen rekrutmen berlisensi
✔ Memahami budaya kerja dan hukum ketenagakerjaan setempat


Photo by/Foto oleh Dalton Ngangi on Unsplash


Referensi :


Devisaudia

Devisaudia

Portal berbagi informasi timur tengah | Training, Recruitment and Review Center | Marketing email: info@devisaudia.id | Hotline +6212-3669-8034 / +966-55-015-6261 | Web: www.devisaudia.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!